MAMAH CURHAT DONG

Gak kebayang gimana rasanya jadi Mamah Dedeh, Saban waktu selalu dicurhatin oleh ribuan Jemaahnya” gayanya yang ceplas-ceplos justru sangat disukai oleh ibu-ibu yang butuh pencerahan. 😁

Saya bukan mamah Dedeh, tapi N’tah kenapa akhir-akhir ini saya selalu jadi pendengar yang baik, sehingga orang tetiba curhat ke saya.

Seperti kemarin pagi, ibu paruh baya yang nampak ya lusuh dan sedih berkeluh kesah soal menantunya. * Saya Nyimak sambil makan gorengan 😅

” Nenk, jangan pilih kasih yah sama orang tua. Gak boleh nelantarin orang tua, apalagi mertua. Perlakukan mereka sama rata. Gak boleh ketus, harus sayang sama rata selagi mereka masih hidup. Kalo mau hidup berkah, muliakan kedua orang tua. Ridho Allah, ridho orang tua” kemudian dia menyeka air mata yang membasahi pipinya.

Saya tidak tahu harus berkata apa, saya cuma mengelus punggungnya sambil bilang “sabar yah nek” kemudian tangisnya pun kembali pecah.

Selang beberapa hari, saya gak lihat nenek lagi, kemudian dapet kabar kalo nenek di usir, terus ada yang nampung sebagai pembantu 😑

Ada rasa cemas dan lega, cemas karena sudah tua harusnya menikmati hari tua dengan bahagia, lega karena setidaknya dia sudah ada yang menampung.

Dalam hati, ” jahat amat ada orang yang tega nelantarin orangtuanya”. Semoga beliau sehat selalu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s