KULIAH PERDANA RQBA

KULIAH PERDANA

Sungguh betapa futurnya diri ini, betapa miskinnya ilmu ini dan betapa bodohnya diri ini. Ketika mulai kendor belajar Al-Qur’an, ketika lalai akan kewajiban mencari ilmu, namun Allah memudahkan langkah ini dipertemukan dengan ummahat-ummahat yang ‘haus’ akan ilmu Allah.

Melihat betapa tidak ada apa-apanya perjuangan ini, dibandingkan dengan seorang ibu yang datang dari Kemayoran menuju Bekasi untuk belajar Tahsin. Betapa besarnya perjuangan seorang sahaya yang datang dari Pamulang menuju Bekasi mengejar ilmu tahsin, dan betapa besarnya semangat seorang nenek berusia 60, 70, bahkan 83th untuk belajar tahsin. Ya Allah ya rob sungguh tidak ada apa-apanya perjuangan hamba dibandingkan mereka-mereka yang sangat bersungguh-sungguh mendalami Kalam Qur’an. 😭😭

Padahal diri ini masih diberikan kesehatan, umur yang masih muda, ekonomi yang tercukupi, jarak tempuh yang sangat terjangkau, tapi masih saja kami mengeluh dan kurang bersungguh-sungguh dalam belajar. πŸ˜₯πŸ˜₯

Duhai Robb, rangkulan kami dalam dekapan ukhuwah islamiah, eratkan kami dalam naungan mu, jangan biarkan hati ini lalai karna terlena dunia.

Hari ini banyak sekali teguran yang Allah tunjukan melalui Istiqomahnya para pencinta Al-Qur’an. Seseorang berkata, ” Kita berkumpul disini karna kecintaan kita terhadap Qur’an, insyaallah kita semua akan dipertemukan kembali di akhirat sana.” Aamiin

* Kepada para ustazah jazakilah Khoiron katsiron ,, jangan bosen yaaakkk 😚
DAHLIA ( yang masih betah di pra tahsin ) 😎

Mesjid Al-Azhar Bekasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s